Selasa, 14 Maret 2017

1. SHOLAT ITU TIANG DIN

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

1. SHOLAT TIANG DIN
              Kata ALLAH "Waaqimussalata Lizikrillah" Dirikan SHOLAT ingati AKU kata ALLAH.

              Baa bana nan SHOLAT, Karam dilaut Tauhid, tau dengan ZAT yang wajib disembah, Tunduk-tawaduk, Tekun dan tawakun kepada ALLAH ujud satu pangana bunta, ujud satu Hakikat lah bunta, dimano tempat  menyembah, dicahayo yang Latif tempat Manyembah.

              TUHAN nan mano nan diSembah?......
Apo nan diPersembah? ZIKRI, KALBI, PIKLI
Apo isi Sembah? IMAN, ISLAM, TAUHID, MAARIFAT

              Siapa melakukan Sembah? SIMUKMIN. kok siMukmin yang meklakukan Sembah?
     DiSembah TUHAN nan nyato, KAPIA
     DiSembah TUHAN nan tidak nyato SIO-SIO
     DiSembah nan namo TUHAN, manyembah namo PASIK.

              TUHAN yang bernama ALLAH yang disembah yaitu menaruh atas 3(tiga) 
  1.  SAMIAK
  2.  BASIR
  3.  KALAM  
     Sembah kok nan lalu Salam kok kambali
     kok Salam lalu kamano kambali Sembah
     kok Sembah lalu kamano kembali Salam
         IBADAT namo Sembah
         ABUDAT yang Manyembah
         ABUDIAT yang diSembah

         Sebab...  

             IBADAT itu ZAT kami kato ALLAH, karena ia bertakyim izin Musadar tempat terbit, tiada ada melainkan ZAT AKU nan ada
             ABUDAT itu izin Mufa'at mangana yang Menyembah, ianya yang diSembah sifat bagi ZAT, ZAT bagi ALLAH
             Dijawek dengan tangan dijangkau dengan lafas, ALLAH kato NUR MUHAMMAD, AKBAR kata NUR ALLAH.
         Itulah alam laut nan tiado bartapi, ZAT samato-mato, jikalau begitu Maarifat sah Sholat kito, yang manjadi makam

         Sholat ada 2(Dua)

  1. Makam Mihrat maksud iktikat Mi'rat atas Arasy, kemudian memetik akan NUR, seolah-olahnya heran alam Musyahadahiyanya. alam Musyahadah berdiriatas halang laut, halang laut itu Hakekat ZAT sekalian nan maujudnya
  2. Makam Munajat artinya berhadap dengan ALLAH, darah nan satitiak, rambut nan sahalai, dagiang nan sahiro, tulang nan sapatah, datak sadatak,datiak sadatiak berhadap samo ALLAH sama sekali.

         Dari alun balun balun, Arasy alun, Kursi alun,Loh alun,Qalam alun,bumi alun, Langik pun alun, ALLAH alun banamo ALLAH, yang ado hanyo AH samato mato, baribu ribu tahun lamonyo.


         Artinya AH itu ada ALLAH dengan sendirinya, tak ada yang menjadikan dan tak ada tempat kembalinya dan tak ada kejadiannya dan tak ada tempat datangnya, itulah ALLAH,RAB kita diri sekalian alam, disitulah ada IH dengan HU, IH dengan HU itu lenyap, terdirilah disitu NUR ILLAHI yang bersangatan suci dan disitulah yang bersifat JALA dan JAMAL atau KAHAR dan KIMALAT, seperti tukik api basi dengan batu, entah dibesi terbit api eantah dibatu tetapi ia diantara keduanya. Entah dari IH datangnya NUR entah dari HU, disitulah datangnyo NUR MUHAMMAD, IH lenyap HU pun hilang.


         Waktu itu NUR memandang ke kanan dan kekiri tiada tampak yang menjadikanya, itu sebabnyo kita memberi salam kekanan dan kekiri sewaktu kita habis sholat.

         Kemudian NUR itu memandang kehadapan dan kebelakang, tiada nampak juga yang menjadikannya,  maka oleh sebab itulah KA'BAH terletak ditengah tengah  
         Disitu NUR itu mangatokan , Aku TUHAN empat kali, sebab belum tampak juga siapa yang menjadikannya, kemudian NUR itu pecah menjadi empat bagian
  1.  Pecah satu menjadi Arasy
  2.  Pecah dua menjadi Kursi
  3.  Pecah tiga menjadi Loh
  4.  Pecah empat menjadi Qalam
         Qalam yaitu mesin tik atau mesin tulis yang di loh mahfus yang pandai menulis sendirinya, gunanya Qalam itu dijadikan ALLAH ialah untuk melaporkan segala tulisan atausegala perbuatan manusia diatas bumi ini, oleh sebab itu ada dua malaikat yang menjaga yaitu Rakib dan Ratib, satu dikanan dan satu dikiri.
         Segala perbuatan baik dilaporkan oleh malaikat sebelah kanan,dan segala perbuatan buruk (Jahat) dilaporkan oleh malaikat sebelah kiri.
         pada hari kematian dipadang mahsyar, nanti malaikat dua itulah yang melaporkan dan memberi laporan itu kepada kita, yang satu memberikan dengan tangan kanan dan satu memberikan dengan tangan kiri, sebelah kanan kita ambil dengan tangan kanan, sebelah kiri kita ambil dengan tangan kiri.
         Buku yang dua itulah nanti yang akan ditimbang di hadapan ALLAH, mana yang banyak perbuatan baik dari perbuatan jahat. Jikalau kosong buku kita sebelah kiri maka tidak jadi kita ditanya, langsung saja kita masuk Surga Jannah, dan bukan syari'at kita yang kasar itu yang akan ditimbang, tetapi amalan kita yang akan ditimbang. Sesudah itu NUR itu kembali ketempat semula, terus melayang kedalaam Surga, dan NUR itu menghinggapi sebelah kanan dan sebelah kiriyaitu tanah kiri kanan kayu Kuldi. sebelah kanan bernama tanah Nur hayati dan tanah sebelah kiri itu bernama Nurhawayu, dan tanah itulah nantinya ditempa jadi ADAM.

         Karna Kodrat dan Iradat ILLAHI tumbuhlah sebatang kayu ditempat NUR itu semula, yaitu batang kayu yang bernama Sidratul Muntahayaitu kayu yang bercupang empat, maka memanjatlah NUR kekayu itu dan kesetiap kayu itu, jadi yang memanjat NUR dan kayu itu pun NUR. maka bernaunglah NUR itu ditengah tengah cupang kayu itupun NUR. maka bernaunglah NUR ditengah tengah cupang kayu itu, beribu-ribu tahun lamanya berpanas dan beribu-ribu tahun lamanya berhujan, panasnya panas NUR, hujannya pun hujan NUR.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar